SeRch hEre

iTs Me

iTs Me
Mangrove Park

Rabu, 16 Juni 2010

kaSih Ibu

Ada sebuah kisah yang sangad menarik dan mengharukan......

Ada seorang janda yang sudah tua, dia hidup berdua bersama dengan anak satu-sayunyanya...
anaknya mempunyai tabiiat yang sanagt buruk: suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan banyak lagi. Ibu itu sering menangis memikirkan anaknya....

Beliau sering berdoa memohon kepada Tuhan supaya anaknyamenjadi baik dan bertobat. Suatu hari anak itu kembali mencuridan tertangkap oleh polisi.
anak itu diadili dan dijatuhi hukuman pancung, hukuman itu akan dilakukan esok hari dan tepat pada saat lonceng berdentang jam 6 pagi...

Si ibu menangis dan meratapi nasib anak semata wayangnya..dan berdoa berlutut kepada Tuhan ;" Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang menanggung dosa anak hamba".
Dengan tertatih-tatih dia lalu mendatangi rajadan mohon supaya anaknya dibebaskan, tp keputusan raja dan hukum sudah bulat dan tidak bisa di ganggu gugat oleh siapappun!!

Dengan hati hancur, sang ibu kembali kerumahnya, dan tak hentin2nya dia berdoa supaya anaknya diampuni. Keesokan harinya masyarakat berbondong-bondonguntuk menyaksikan hukuman tersebut.
Sang algojo kelihatan sudah siapp dan anak itu sudah pasah dengan nasibnya.
Selintas terbayang wajah tua ibunya yang sudah renta dan ia manangis serta menesali perbuatannya.

Detik-detik yang dinantikan sudah tiba, lonceng belum juga berdentang, sudah lewat 5 menit dan suasana mulai berisik, dan akhirnya sang petugas itu datang dan hendak ngecek ada apa sebenrnya dengann lonceng tersebut, kkarena dia sudah sejak lama menarik tali lonceng itu tp tidak kunjung bunyi.

Saat mereka panik dan merasa bingung, tiba2 dari seutas tali lonceng tersebut mengalir darah, dan dari beberapa dari petugas nik keatas untuk menyelidiki suber mengalirnya darah tersebut.

Dan ternyata, di lonceng itu ad sebongkah mayat seorang ibu yang sudahh tua dan renta dengan kepala hancur berlumuran darah, ibu itu memeluk bandul lonceng tersedbut biar tidak berbunyi dan dan kepalanya yang terbentur didinding lonceng itu. seluruh orang orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata..

Si anak meraung-raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan oleh sang petugas tadi. dia sedih dan menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya.
Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat keats lonceng dan mengikatkandirinya ke lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya.

Dari sini sangatlah jelas tergambar jika kasih seorang igu untuk anaknya itu sangat besar dan tiada bandingnya...meskipun jahat prilaku si anak, Ia ttp mengsihi anaknya dengan sepenuh hati dan hidupnya.

Untuk itu maillah kita mengasihi orang tua kita seaggi kita masih mampu karena mera\eka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di dunia ini...

i loph u mom.....

Rabu, 02 Juni 2010

Cinta Bulan Bintang

Berawal dari kisah pertemanan di dunia maya, kira-kira delapan Tahun yang lalu..
Seorang gadis “ sebut saja Bulan” berkenalan dengan seorang cowok “ panggil saja Bintang” .Awalna cuma berteman biasa....cuma gara-gara waktu itu udh ada telephon genggam dijamannya, Ya mungkin gagk secanggih seperti dunia kita yang sekarang udh ad Blackberry gitu...heheheh!!Dari situlah mereka bisa berhubungan, saling kirim pesan, saling telephone, bahkan setiap hari dan setiap waktu pasti mereka saling tau apa yang mereka kerjakan. Tidak butuh banyak hari untuk memutuskan mereka menjalin hubungan yang lebih dekat lagi meskipun mereka sama-sama gak tau tentang status dan kehidupan mereka masing-masing!

Kisahnya, waktu itu Bulan kehilangan salah satu telephone genggamnya, hari itu juga Bulan menghubungi Bintang untuk memberitahukan hal itu! Ternyata Bintang gak tega mendengar Bulan menangis gara-gara hapenya hilang, untuk itu datanglah Bintang ke rumah Bulan untuk menenangkan hati Bulan yang sedang bersedih. Pendeknya, dari awal pertemuan itulah mereka langsung membuat statemen untuk berhubungan serius.

Setelah beberapa waktu mereka bersama, Permasalahan timbul perlahan-lahan dan bertubi-tubi!
yang gagk diperkirakan akhirnya datang juga,Ternyata mereka saling tau dan mengerti tentang status mereka. Bulan Ternyata sudah punya pacar alias " GEBETAN" gtu....dan
si Bintang pun ternyata juga punya tambatan hati !!! Merka bingung tapi Mereka tidak bisa berbuat apa-apa tentang hubungan mereka. Suatu saat mereka bertemu lagi untuk membicarakan tentang hubungan mereka, tapi bintang Waktu itu gak siap dengan kondisi saat itu, dia gagk mau berpisah dengan Bintang! Dia selalu berkata dengan menangis" Kumohon jangan tinggalkan aku, aku gak bisa hidup tanpa Bintang", Bintang pun berkata" aku juga sayang sama kamu Bulan, aku gagk akan pergi meninggalkan kamu, aku masih disini".Untuk saat itupun mereka masih bersama, dan masih sering berhubungan dengan kemesraan mereka!!

Beberapa waktupun sudah dilalui mereka dengan kondisi benar-benar bahagia, tapi sang kekasih dari Bulan imut tiba-tiba minta secepatnya mereka menikah. Bulan tidak bisa berbuat apa-apa untuk hal itu! Dia sangat bingung dengan berita itu, akhirnya dia menghubungi Bintang untuk bicara hal itu! Awalnya Bintang Shock, setelah itu dia bilang kepada Bulan begini" Sudah gak apa-apa, itu kan yang Bulan tunggu selama ini"!! Perasaan Bulan sempat lega dengar kalimat itu, Tapi dia juga sangat sedih menghadapi

detik-detik perkawinannya dengan lelaki yang mencintainya sementara di hatinya ada yang mengganggu yaitu perasaanya untuk Bintang.

Selama Persiapan perkawinannyal, Bulan masih saja berani bertemu dan hang out dengan Bintang. Mereka benar-benar Saling membutuhkan!! Sampai akhirnya undangan Berwarna Ungupun menjadi saksi kalau hubungan mereka benar-benar harus berakhir. Bulan berharap kalau waktu hari pernikahannya, Bintang hadir!! tapi mereka gagk bisa bertemu kala itu dan hanya bisa bercakap melalui telephone.Saat itu hati Bintang sangat kacau dan sempat berpikiran untuk meninggalkan semua kisahnya dengan Bulan dan mulai dengan hidup yang baru!!!

Setelah pernikahan Bulan selesai, ternyata mereka masih bisa bertemu kembali!! Ungkapan Bintang Saat itu benar-benar terdengar oleh Bulan, lagi-lagi dia gagk bisa menerima dan gagk sanggup untuk berpisah dengan Bintang, Bintangpun ikut menangis kala itu, mereka merasa tidak mau meninggalkan satu sama lain, karena mereka saling menyayangi. Akhirnya Perpisahan itupun urung terjadi, mereka masih menjalin hubungan layakna sepasang kekasih yang sedang kasmaran hingga beberapa saat.

Saat itu mereka senang, gembira, tertawa bersama dengan status mereka yang sangat terlarang. Tapi kebahagiaan itu hancur ketika Bintang mempunyai kekasih baru, meskipun Bintang mengaku sudah tidak punya perasaan cinta dan yang ada hanya perasaan sayang terhadap sesama saja. Bulan marah waktu itu, dia gagk bisa menerima semua itu, dia menangis dan terus menangis jika mengingat hal itu! Mungkin karena terlalu cintanya kepada Bintang, dia sedih sampai-sampai dia terbaring sakit!! Tapi akhirnya Bintang mampu menjelaskan semuanya sehingga Bulan mampu menepiskan kesedihannya!!! Mungkin Bulan egois untuk hubungan ini, tapi itulah yang dirasakan Bulan, dia cemburu ketika Bintang punya seseorang yang didekatnya, kadang Bulan merasa gagk pantas untuk itu, tapi dia memendam semua itu demi Perasaannya kepada Bintang!!!

Disaat Bintang punya kekasih baru itu, berawal juga masalah bermunculan! Bintang sering marah-marah gagk jelas kepada Bulan, katanya Bulan Posesif dan egois serta tidak memikirkan perasaan Bintang. Lagi-lagi demi cintanya kepada Bintang, Bulan meminta maaf agar pertengkaran ini gagk terjadi lagi!
Tapi tanpa di sangka, masalah yang sama datang lagi, lagi dan lagi!!! Sampai- sampai Bintang bilang" Kenapa Hidup Bintang seperti ini yah" dan " Mungkin kalau Bintang Mati baru tenang", Dan ketika itu hati Bulan gagk rela menerima semuanya, lalu dia bilang kalu Bulan aj yang mati jangan Bintang, karena Bulan gagk sanggup klw harus melihat Bintang mati sebelum Bulan mati, dan buat apa Bulan hidup kalau Bintang gagk bersama dengan Bulan???" waktu itu pikiran Bulan sudah melayang dan membayangkan sesuatu yang entah apa yang ada dibenaknya, dan saat itu juga Bintang berjanji untuk tidak bilang kematian lagi, Tetapi sama halnya dengan bintang, Bulanpun ikut berjanji jika Bintang sekali lagi bilang demikian, Bulan benar-benar akan melakukan hal yang di takutinya!!!!
Tanpa memikirkan perasaan suaminya, Bulan tetap Mencintai Bintang dan Sampai kapanpun dia akan tetap mencintai Bintang!! sampai suatu ketika mereka bertemu lagi untuk sekedar makan ataupun berkencan seperti biasa. Tanpa diduga, Mereka terpicu dengan pertengkaran tentang keegoisan Bulan dan tentang perasaan

Bintang yang selama ini merasa gagk bebas dengan kehidupannya. mereka bertengkar hebat, tidak ada yang mau mengalah. Lebih parahnya lagi, Bintang tidak tahu apa yang ada dalam tasnya Bulan. Sesuatu yang setiap saat siap menghilangkan nyawanya dari badannya.
Awalnya Bulan cuma menakut-nakuti Bintang untuk bunuh diri, karena takut dan terkejut Bintang menarik Bulan guna mencegah itu terjadi dan akhirnya yang terjadi justru yang tidak diinginkan. Benda tajam itu benar-benar mengenai pergelangan tangan Bulan, urat nadi Bulan putus dan mengeluarkan banyak darah. Bintang kalut, kacau bercampur takut dan tidak tau harus bagaimana!? Tanpa berpikiran panjang lagi Bintang membawa Bulan kerumah sakit terdekat guna menyelamatkan nyawa Bulan, seorang wanita yang selama ini telah bersamanya.

"Sayank... semoga kamu bisa mendapatkan semua yang membuat kamu senang dan bahagia""I Love U...I Miss U...I Need U..."jika ini yang terakhir kali, Please cium dan peluk aku!!
Demikian Sepenggal kalimat yang keluar dari Mulut Bulan untuk Kekasih terlarangnya yaitu Bintang sebelum dia tak sadarkan diri karena Kritis.

Kisses,
Risty QueenIndra

Minggu, 30 Mei 2010

ardiyana fran kusuma

ARDEE.....

seseorang yang tb2 dtg dikehidupanku!
Membuka jati diri,
menenangkan pikiranku,
memberikan kekuatan hati dan iman padaku!!
tapi, mungkinkan ini selamanya?
karena dy bkan 100% milikku saat ini.......

kenapa harus terjadi pertemuan yg seperti ini??
kenapa terlambat?
kenapa melambat?
kenapa terhambat?

Inikah sebuah takdir yg sesungguhnya?
yang harus dijalani tanpa pamrih?
tanpa menghujat?
tanpa ad kata "tidak" untuk menolak??

biarkan aliran ini trus mengalir....
hingga mengering dengan sendirinya!
hanya bisa menunggu kepastian..
yang entah harus sampe kapan seperti ini??